Recent Reader

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label AMMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AMMA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Agustus 2010

Hak Adat Terampas

 Hak Adat Terampas

Aceh Barat Daya, dahulu kala sebagai daerah penghasil lada terbesar di pesisir barat Aceh, khususnya di daerah Babahrot dan Kuala Batee pernah menjadi tempat berlabuhnya kapal-kapal pedagang dari berbagai manca negara, pelabuhan terbesar dahulu di daerah Lama Muda dan Lama Tuha dan juga menjadi kota dagang kala itu. Setelah sekian lama ditinggalkan dan tidak lagi menjadi pemukiman penduduk maka tanah itu milik adat. Krueng Itam Lubok Raja, adalah nama sebuah perkampungan masyarakat masa kerajaan Iskandar Muda tempo dulu. Maka didasari oleh sejarah itu masyarakat mengarap kembali lahan yang pernah di jadikan perkampungan oleh nenek moyang masyarakat kecamatan Babahrot. untuk mengabadikan nama perkampungan masyarakat tempo dulu oleh masyarakat Kecamatan Babahrot,  pada tahun 1991 masyarakat membentuk Suenubok yang diberinama Seunubok Tani Krueng Itam Lubok Raja yang gelar ketua Seunuboknya Panglima Utuen. Secara historis masyarakat tempo dulu mendirikan perkampungan di bantaran sungai dan pesisir pantai.
Melihat Tanah yang begitu bagus, berupa hamparan hutan yang begitu hijau, tahun 1991 itu M. Doli Yoeng Teh, Yahya Banta dan Ali Basyah, mulai mengarap tanah secara kebetulan mereka menemukan lahan yang begitu subur untuk bercocok tanam dalam menghidupi keluarga. Memasuki tahun 1992 masyarakat sudah memulai bertani diwilayah Krueng Itam Leuboek Raja yang masuk dalam kawasan Mukim Pantee Cermin. Setelah tahun 1992, baru ada masyarakat yang mau mengikuti kami untuk menggarap lahan, pada saat itu ada 16 orang dan menggarap sekitar 2 Ha/orang, pada saat itu masih mengambil lahan di sekitar lueng. Papar Pak Doli.