Konflik dan masalah terus berlangsung. Berbagai upaya dilakukan untuk bisa mengatasinya. Pembodohan menjadi cara yang paling efektif untuk meredam semua ini. Damai menjadi hanya sebuah ”atas nama”. Membuat semua merasa bahwa konflik sudah tidak berlangsung dan masalah telah terselesaikan. Berbagai cerita tentang mimpi indah itu dibagikan dan disebarkan. Membuat masyarakat menjadi manusia penonton yang meyakini bahwa semua itu benar. Namun sesungguhnya damai itu tak pernah ada. Yang ada hanyalah derita dan sengsara yang semakin menjerumuskan. Mungkinkah damai itu benar-benar ada?







